19 Tahun Pasokan Air di Jakarta Hanya 18.000 Liter Per Detik
Sejak tahun 1997 hingga kini, Jakarta yang tahun ini berusia 489 tahun mengalami kekurangan pasokan air bersih. Akibatnya jumlah pelanggan air bersih hanya menjangkau 60 persen dari seluruh wilayah Jakarta. Erlan Hidayat, Direktur Utama PAM DKI Jakarta, mengatakan, pasokan air ke Jakarta selama 19 tahun hanya mendapatkan suplai air sebanyak 18.000 liter per detik. Distribusi air itu berasal dari Waduk Jatiluhur, Jawa Barat, dan Tangerang. Erlan mengatakan, pasokan Jatiluhur melalui Tarum Barat sebanyak 16.000 liter per detik dan dari Tangerang 2.000 liter per detik. “Paling tidak kami butuh tambahan lagi sebanyak 3.000 sampai 4.000 liter per detik agar bisa meningkatan jangkauan air di Jakarta dari 60 persen menjadi 70 persen,” katanya kepada Warta Kota. Erlan mengatakan, pasokan dari Jatiluhur masih ditingkatkan dengan berbagai cara. Seperti wacana pipanisasi dari Jatiluhur ke kawasan Pondok Kopi. Atau melakukan pengerukan kembali Tarum Barat atau yang dikenal dengan Kalimalang itu ag...